PAI Kelas 9 • Bab 5
Bab 5: Mengapresiasi Peradaban Daulah Usmani
Pelajari sejarah berdirinya Turki Usmani, kepemimpinan para sultan agung, penaklukan Konstantinopel oleh Sultan Muhammad Al-Fatih, hingga kejayaan peradaban Islam di bidang militer, seni, dan hukum.
Sejarah Berdirinya Daulah Usmani
Daulah Usmani (Turki Usmani) didirikan oleh bangsa Turki dari Suku Kayi, salah satu cabang suku Oghuz. Akibat serangan bangsa Mongol di bawah pimpinan Jenghis Khan, suku Kayi yang dipimpin oleh Sulaiman Syah melakukan migrasi ke arah barat (wilayah Asia Kecil/Anatolia).
Setelah Sulaiman Syah wafat, kepemimpinan dilanjutkan oleh putranya, Ertuğrul. Ertuğrul membatu Sultan Alauddin II dari Kesultanan Seljuk dalam melawan Kekaisaran Bizantium. Atas jasanya, Sultan Alauddin memberi wilayah dinamakan Sogut di perbatasan Bizantium.
Pada tahun 1299 M, putra Ertuğrul bernama Usman I (Osman I) mengisytiharkan kemerdekaan wilayahnya dan resmi mendirikan Daulah Usmaniyah setelah Kesultanan Seljuk runtuh.
Estafet Perpindahan Ibu Kota Daulah Usmani:
- 1. Sogut (1299 - 1335 M) Masa Awal
- 2. Bursa (1335 - 1413 M) Kota Fuqoha
- 3. Adrianopel / Edirne (1413 - 1453 M) Balkan
- 4. Konstantinopel / Istanbul (1453 - 1924 M) Kejayaan
Sultan-Sultan Berpengaruh
Sultan Usman I (Al-Ghozi)
Pendiri Daulah Usmani. Sifatnya pemberani, adil, dan ikhlas. Dijuluki Al-Ghozi (Ksatria) karena berhasil menyatukan suku-suku Turki dan memperluas wilayah ke perbatasan Bizantium.
Sultan Orkhan
Mendirikan pasukan khusus elit militer bernama Janissary (Inkisyariyah). Menjadikan Bursa sebagai ibu kota baru dan mencetak mata uang perak Usmani pertama.
Sultan Murad I
Memperluas wilayah Islam hingga ke kawasan Balkan (Eropa). Menaklukkan Adrianopel dan memindahkan ibu kota ke sana. Gugur sebagai syahid dalam Pertempuran Kosovo.
Sultan Bayazid I (Yaldrum)
Dijuluki Yaldrum (Kilat) karena pergerakan militernya yang sangat cepat. Mengalahkan pasukan Salib dalam Pertempuran Nicopolis.
Sultan Muhammad II (Al-Fatih)
1451 – 1481 MMenaklukkan benteng kuat Konstantinopel pada 29 Mei 1453 M pada usia 21 tahun, membuktikan kebenaran hadis Nabi Muhammad SAW. Strategi militernya luar biasa: membangun benteng Rumeli Hisari, memesan meriam raksasa Urbān, dan memindahkan 70 kapal perang melintasi daratan Tanjung Harapan (Galata) dalam waktu satu malam.
Sultan Sulaiman I (Al-Qanuni / Magnificent)
1520 – 1566 MMembawa Daulah Usmani ke Puncak Keemasan (Golden Age). Menyusun sistem perundang-undangan formal kesultanan (Multaqa al-Abhur), mengembangkan ilmu pengetahuan, kebudayaan, dan memperluas wilayah kekuasaan mencakup 3 benua (Asia, Afrika, Eropa).
Kemajuan Peradaban Daulah Usmani
1. Bidang Militer & Pemerintahan
- Pembentukan pasukan profesional Janissary (Inkisyariyah).
- Penggunaan teknologi senjata api dan artileri meriam raksasa.
- Sistem administrasi negara yang rapi di bawah Mufti & Grand Vizier (Perdana Menteri).
2. Bidang Hukum & Keagamaan
- Penyusunan kodifikasi hukum Islam (Kanun) yang adil.
- Jabatan Sheikh al-Islam sebagai otoritas tertinggi fatwa keagamaan.
- Penerapan sistem Millet (toleransi hak hukum independen bagi non-Muslim).
3. Bidang Ekonomi & Perdagangan
- Menguasai jalur perdagangan dunia di Selat Bosphorus & Laut Tengah.
- Pembangunan pasar tertutup raksasa Grand Bazaar (Kapalıçarşı) di Istanbul.
- Sistem perpajakan teratur dan keamanan karavan dagang (Caravanserai).
4. Bidang Arsitektur & Seni
- Karya arsitek legendaris Mimar Sinan (Masjid Suleymaniye).
- Pembangunan Masjid Sultan Ahmed (Masjid Biru) dan pengalihan fungsi Hagia Sophia menjadi Masjid.
- Perkembangan kaligrafi, seni keramik Iznik, dan seni hias naskah.
Hikmah & Keteladanan
Nabi Muhammad SAW pernah bersabda lebih dari 800 tahun sebelum penaklukan: "Kota Konstantinopel akan jatuh ke tangan Islam. Pemimpin yang menaklukkannya adalah sebaik-baik pemimpin dan pasukannya adalah sebaik-baik pasukan." (HR. Ahmad)
Istilah Penting Bab 5
Siap Uji Pemahaman?
Uji daya ingatmu dengan latihan flashcard atau game simulasi interaktif.
